Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2017

Jomblo Sekarat Mencoba Bahagia (Part 1)

     Takkan mungkin aku tersenyum walau dunia mengharapkan senyum manis dariku.      “Tumben terlihat murung?”     Satu pertanyaan mengacaukan kinerja sempurna jantungku. Bayangkan, pertanyaan sama berasal dari  35 orang yang berbeda, jawabannya sangat singkat tapi sungguh menyiksa. Mutlak sangat menyebalkan!!!!      “Mmmm...Laudy jomblo lagi !!!”      Tiada tanya tiada kata, penarikan kesimpulan terindah. Sesak sih sesak, hanya saja kata “putus” tidak jadi penjelasan.      “Sudah.. jomblo juga bagus kok,”      “Sendirinya juga jomblo,”     “Eits.. kita gak setara lagi,” katanya lalu berdehem hingga membuat otot leherku bergerak menuju  wajah kemilaunya.      “Aku pasti beritahu siapa dia asalkan kamu harus jadi jomblo bahagia dulu,”      “Jadi aku disebut jomblo penuh d...